Project Highlights
Koleksi Kita (Indonesian Museums Documentation Project)
Koleksi Kita (Indonesian Museums Documentation Project) dipimpin oleh SEAMS / Yayasan Jalin Narasi Budaya, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Indonesian Heritage Agency (IHA), dengan dukungan U.S. Ambassadors Fund for Cultural Preservation (AFCP) melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.
Australia-Indonesia Museums (AIM) Project 2024
Australia–Indonesia Museums (AIM) Project 2024 mempertemukan para profesional museum dari Indonesia dan Australia. Dipimpin oleh SEAMS, Deakin University, dan Western Australian Museum (WAM), dengan dukungan dari Australia–Indonesia Institute (AII) serta Indonesian Heritage Agency (IHA), program ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara museum di kedua negara.
Kajian Signifikansi Museum Sejarah Jakarta
Museum Sejarah Jakarta, di bawah naungan Departemen Kebudayaan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, menunjuk Seoutheast Asia Museum Services (SEAMS) untuk melakukan studi komprehensif yang bertujuan untuk lebih memahami signifikansi koleksi furniturnya.
The Cosmological Axis of Yogyakarta and Its Historic Landmarks
Southeast Asia Museum Services (SEAMS) berperan penting sebagai entitas tenaga ahli dalam pengembangan nominasi Warisan Dunia untuk Properti yang dinominasikan sebagai Cosmological Axis of Yogyakarta and Its Historic Landmarks. Keterlibatan ini meluas hingga ke pembuatan tanda interpretasi dan penunjuk arah untuk properti yang dinominasikan tersebut.
Australia-Indonesia Museums (AIM) Project
Pada tahun 2021-2022, Southeast Asia Museum Services (SEAMS) bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Deakin University, dan Western Australian Museum (WAM), serta beberapa museum mitra di Indonesia, untuk memulai upaya tersebut. Australia-Indonesia Museums (AIM) Project.
Alur Cerita Museum Peranakan Ketandan & Pengembangan DED
Pada tahun 2021, SEAMS mendapat komisi yang signifikan dari departemen museum di lingkungan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tugas yang dilakukan meliputi pengembangan Rekayasa Desain Terperinci (DED) serta penyusunan alur cerita yang menarik untuk Museum Peranakan Ketandan.











